Kesehatan merupakan hal vital yang harus dimiliki setiap manusia dalam melakukan rangkaian aktivitasnya. Bagi gadis berusia 20 tahun yang aktif seperti saya, kesehatan itu perlu. Walau masih muda, saya sudah mulai memikirkan mengenai rencana masa depan saya terutama terkait perlindungan jiwa dan kesehatan. Hal itu dikarenakan berdasarkan gen, saya beresiko besar terkena penyakit diabetes. Ayah saya telah tiada pada tahun 2002 dikarenakan terserang penyakit tersebut, begitu pula dengan kakak pertama saya yang telah tiada pada tahun 2005 dikarenakan penyakit yang sama. Banyak sumber mengatakan bahwa secara genetik penyakit diabetes diturunkan dari ayah ke anak perempuan (anak pertama dan terakhir). Sedangkan, faktanya saya merupakan anak terakhir. Parahnya lagi nenek saya (Ibu Mama saya) telah meninggal karena penyakit yang sama begitu halnya dengan om saya yang saat ini kritis dikarenakan penyakit diabetes dan jantung. Dengan melihat kondisi tersebut, terbukti bahwa secara genetik (dari Ibu maupun Bapak) saya beresiko besar terkena penyakit diabetes. Alangkah kasihan mereka harus mengeluarkan kocek yang tidak sedikit untuk keperluan medis. Untuk itulah, dengan menyadari bahwa kesehatan merupakan harta yang tak ternilai, maka saya harus melakukan langkah preventif disamping sejauh ini saya telah berusaha menjaga kesehatan saya dengan berolahraga dan menjaga pola makan.
Bank Central Asia (BCA) menjawab harapan saya dengan menawarkan Solusi Perbankan mengenai kesehatan. Adapun
beberapa Produk Perbankan untuk proteksi maksimal kesehatan yang ditawarkan BCA adalah:
1)Optishield yaitu perlindungan jiwa dan kesehatan dengan asuransi yang bermanfaat untuk mengantisipasi berbagai risiko. OptiShield memberikan proteksi asuransi sekaligus berinvestasi. Nasabah mendapatkan perlindungan optimal dari OptiShield hanya dengan biaya minimum Rp 300.000 per bulan. Selain proteksi asuransi jiwa, dana yang ditanam akan dikembangkan pada pilihan investasi yang fleksibel sesuai kebutuhan Anda;
2)Provisa Max yaitu perlindungan asuransi jiwa sekaligus investasi jangka panjang yang fleksibel, sesuai kebutuhan saat ini dan nanti dengan keunggulan hasil pengembangan optimal dan risiko investasi lebih terkendali dengan pembayaran premi secara berkala, Pilihan jenis investasi yang beragam sesuai dengan profil risiko dan Biaya akuisisi singkat dan rendah, dan akan mendapatkan Loyalty Bonus masing-masing sebesar 25% di tahun polis ke-10 dan ke-11; dan
3)Provisa Syariah yaitu perlindungan asuransi sekaligus menanamkan dana pada jenis-jenis investasi yang halal, terpercaya, dan dapat diandalkan. Dengan keunggulan Produk asuransi dengan beragam pilihan investasi yang sesuai dengan prinsip syariah, Biaya akuisisi yang singkat dan rendah dan mendapatkan manfaat loyalitas total sampai dengan sebesar 75% di tahun polis ke-10, 11, dan 12 dan Hasil pengembangan optimal dan risiko investasi lebih terkendali dengan pembayaran kontribusi secara berkala.
Penawaran-Penawaran tersebut membuktikan bahwa BCA mengetahui benar pada hakikatnya manusia memiliki kemampuan yang terbatas dengan keinginan yang tidak terbatas dengan disertai ketidakpastian yang bisa sewaktu-waktu datang (seperti halnya mengenai kesehatan).
Bagi mahasiswi seperti saya, pilihan nomor 1 merupakan langkah yang tepat.
Untuk informasi lebih lanjut klik www.bca.co.id
Bicara mengenai Layanan Perbankan, BCA tidak perlu diragukan lagi. Keramahan staf, kecepatan pelayanan dan kemudahan transaksi merupakan kunci utama dari keberhasilan BCA. Maka tidak mengherankan jika eksistensi BCA di kancah Perbankan masih bertahan semenjak tahun 1957 silam. Selain itu, untuk lebih memudahkan bertransaksi nasabah, BCA menawarkan pelayanan Online dengan BCA KlikPay. Nasabah tidak perlu datang langsung ke BCA, hanya mengandalkan tuts pada gadget maka selesai sudah urusan.
Dengan beragam produk dan kemudahan yang ditawarkan, maka kebebasan finansial akan dengan mudah diraih! Dengan itu, lengkap sudah hidup ini. Sehat, Sukses dan terproteksi secara maksimal oleh BANK BCA!BERSAMA BANK BCA, MARI LINDUNGI JIWA DAN KESEHATAN KITA SEMUA!
Langit gelap dan udara dingin yang menusuk kulit membuatku enggan untuk keluar ruangan. Saat ini hal yang ingin kulakukan ialah bersantai-santai sambil minum teh panas atau di dalam ruangan yang terdapat heater. I hate this morning! Because I have to say Goodbye to everyone who I know in IOV! Dengan berat hati aku mengucapkan salam perpisahan kepada sahabat dari berbagai penjuru dunia. Kami berasal dari latar belakang, budaya, agama dan ras yang berbeda. Namun Kongres IOV-UNESCO lah yang menyatukan kami. Rasa haru membuatku teringat akan perjuanganku hingga bisa berada di China. Halangan utama yang sangat klasik adalah permasalahan uang untuk membayar tiket pesawat. Dengan modal tekat dan nekat aku memberanikan diri untuk mengajukan proposal ke kampus, Pemerintah daerah dan beberapa perusahaan di Jakarta. Sulit sekali rasanya waktu itu, karena harus di tolak beberapa kali oleh beberapa orang perusahaan. Belum lagi waktu yang berdekatan dengan waktu ujian tengah semester dan bencana yang kerap kali melanda China seperti badai dan banjir bandang. Dalam perjalanan pun, pesawatku 3 kali diterjang badai. Pertama di Manila, Kedua ketika pesawat akan landing melewati China selatan dan ketika di Malaysia. Badai terparah adalah ketika pesawat akan landing di China selatan. Pesawat berputar-putar mengikuti angin selama kurang lebih 40 menit lamanya. Gelas dan piring di dapur pesawat berjatuhan dan bangku pesawat bergetar. Pada saat itu yang bisa kulakukan hanya berpasrah diri kepada yang maha kuasa. Setelah melewati perjalanan yang menegangkan itu, But finally……
Welcome to China! Dengan dijemput panitia IOV (Steven Zhao, Liese Zhang & Andris), aku bergegas meninggalkan PVG Airport. Namun sebelumnya, aku berpose di bandara untuk memenuhi salah satu kontraprestasi terhadap sponsor: IPB, Indosat & PEMKOT Bogor.
Berfoto di Bandara Pudong, Shanghai
Setelah bermalam di Shanghai, kami, seluruh peserta IOV menuju lokasi Konferensi di Nanjing. Waktu perjalanan dari Shanghai ke Nanjing kurang lebih 4.5 jam dengan bus. Setelah kami melalui perjalanan yang lumayan melelahkan itu, kami check in di hotel 7 days di Nanjing.
DAY 2 & 3
Nanjing di pagi hari disibukkan oleh peserta IOV dari berbagai penjuru dunia yang memakai baju adat masing-masing negara. Ada yang dari Turkey, Spanyol, Afrika, China, Indonesia dan masih banyak lagi. Kami memperkenalkan budaya masing-masing dan saling bertukar cinderamata pagi itu. Saya menemukan satu keunikan pada baju adat yang dipakai teman saya yang berasal dari Kongo, Afrika. Baju adat yang dipakai olehnya persis seperti Batik Indonesia, namun setelah kuperhatikan batik yang dipakai memiliki corak yang berbeda. Lain halnya dengan batik tulis Indonesia, detail corak batik Afrika lebih ramai dan banyak objek, selain itu warna dasarnya lebih terang bukan cokelat seperti yang biasa digunakan batik Indonesia. Setelah kami berkenalan dan berfoto-foto di lapangan gedung kongres, kami disuguhi pertunjukan lokal dan internasional. Yang menarik perhatian saya adalah pertunjukkan “Lous Crabot de semisens” dari Perancis. Unik sekali! Empat pasangan menari dimana penari laki-laki menari dengan menggunakan enggrang setinggi dua meter lebih dibawah pasangan wanitanya. Sekalipun mereka sudah terlatih dan profesional, namun saya agak ngeri juga menontonnya karena khawatir ada penari pria yang jatuh. Lumayan juga kalau jatuh..
Hari pertama dan kedua kongres dipenuhi dengan pertunjukkan budaya dan presentasi dari delegasi masing-masing negara yang mendapat predikat essay terbaik. Dari Indonesia hanya dua orang yang melaksanakan presentasi, Andris dari Jakarta di hari pertama dan saya di hari kedua. Jujur, saya sendiri bingung mengapa saya termasuk menjadi salah satu pembicara pada waktu itu. Padahal essay peserta lain bagus-bagus dan menarik. Walau agak gugup, saya mencoba menunjukkan performa yang terbaik. Tidak lupa di awal slide presentasi, saya mencantumkan logo sponsor (IPB, Indosat & PEMKOT Bogor) sebagai wujud kontraprestasi. Senang sekali rasanya saya diberi kesempatan untuk memberikan aspirasi saya dalam forum Internasional seperti Kongres IOV dari UNESCO. It was totally awesome! J
Well, Overall kesimpulan saya untuk kongres 2 hari itu adalah :
“Youths are truly keys to a brighter global future.They believe that together, they are able to create better solutions in facing cultural challenges nowadays. Having Attended to International forum such as IOV 2010 was an opportunity to me to increase my experience and knowledge especially about culture. Through this program, I hope, we, as youth leaders can express our aspirations about cultural issues in our own country and dreams for a better future. Together, youths around the world were not only take action but also dicussed what it will take to break down cultural problem. By doing so, we learnt how to work together to make a difference and the importance of collaboration when it comes to solving the world’s greatest problems. Based on the motto of this year’s congress: “We are the youth of today – looking back and moving forward.”I do believe, we have the power to serve as ‘agents of change’, are able to influence our community as well as speak with authority, confidence and passion.
So, What the role of youth in order to
preserve the cultural heritage of Indonesia?
1. Youth must internalize the values of the existing culture. Youth do not just know, but understand, appreciate, and support, which in turn, indirectly youth spearheading the preservation of existing cultures. because culture is not simply a subject, but a life.
2. youth as the driving culture in the present and future not only as a cultural connoisseur, but could be the vanguard of culture, such as participating in cultural events in order to preserve the cultural inheritance of Indonesia in the international scope such as IOV. Youth could be introducing Indonesian culture through presentations or discussion groups, wearing traditional clothes of Indonesia in the forum, bringing Indonesian special souvenir or even performing a traditional dance at the forum if there is a chance.
As the next generation, we are not afraid to challenge either accepted ways of thinking or our convictions. We are forward-looking; We take our ideas and put them into practice. We accept difference, are flexible, are able to take on new ideas and skills and will communicate them to others. I do believe in quote ‘like a drop that falls in the water, no matter how small is the drop, still it creates a long-range wave’. It means that even the small thing could bring a great impact if it falls in the right medium (there will be no long-range wave if a drop falls in land). So I think IOV 2010 is a right medium for youth to create and offer new, original and better solutions to the cultural challenges facing the world today. I hope we, as youth can continue IOV 2010 work in our country. I also hope it would be a sustainable work.”
Add caption
Peserta IOV dari Turkey, Azerbaijan, Afrika, Indonesia & Swedia dengan menggunakan baju adat masing-masing negara
Presentasi mengenai “The role of youth to preserve Cultural heritage e.g Indonesia”
DAY 4
Suara ambulans yang berdengung memecah kemeriahan suasana pesta, Orang-orang yang berlalu lalang dengan penuh kepanikan dan haru, teriakan panitia di telepon, jantung yang berdegup kencang karena shock dan segala suasana buruk yang seharusnya tidak terjadi malam ini justru melengkapi malam penutupan the 2nd IOV Congress. Sepuluh menit yang lalu tepat sebelum Closing ceremony IOV UNESCO 2010 Grup “Lous Crabot de semisens” dari Perancis akan perform untuk yang kedua kalinya. Sebelumnya ruangan seminar hotel berpanggung ala kadarnya itu, dimeriahi oleh hiburan lokal dan internasional seperti Opera Cina, Pertunjukan musik Mongolia, Tarian Azerbaijan, Bosnia & Herzegovina dan lain lain. Malah, acara pada pagi hari diisi dengan exhibition tradisional China. Saya sempat kaget ketika setelah orang-orang Mongolia perform, orang-orang perancis itu akan mengisi acara penutupan IOV. Dengan rasa khawatir, saya tetap menyalakan handycam saya untuk mengabadikan momen. Namun sayangnya waktu itu handycam saya mati total karena lowbatt. Dengan asyik, saya duduk paling depan menikmati pertunjukkan seni pedalaman Perancis itu. Musik yang asyik dan gerakan tari yang lihai membuatku enggan beranjak dari ‘Comfort Zone’ ku waktu itu. Sesekali gerakan tari dimana penari pria melangkahi tubuh penari wanita dengan enggrang membuatku menutup mata karena ngeri. Ketika gerakan tari semakin cepat dan “aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaarrrrrrrrrrrrghhhhh”, teriak salah seorang penari pria yang jatuh tersungkur keluar panggung. Kepalanya terbentur colokan jack untuk speaker sedangkan kakinya.. Malang sekali, Tulang kering kakinya patah dan bengkok menembus kulit hingga keluar, sikut dan dengkulnya hancur. Kejadian itu memang tidak saya rekam dalam handycam, tapi terus terekam di dalam benak saya sebagai kejadian tragis yang pernah saya lalui. Saya melihat semuanya dengan jelas dan itu membuat saya shock sejadi-jadinya. Beruntung, saya memiliki sahabat-sahabat yang baik yang menghibur saya pada waktu itu. Saya jadi flash back, teringat dimana orang-orang Perancis itu mengajak saya untuk ke Night Club dekat hotel malam sebelumnya. Beruntung sekali saya tidak ikut dengan mereka pada waktu itu. Faktor kecelakaan bukan hanya karena panggung dan ruangan yang sempit, kemungkinan besar mereka yang tetap ‘kekeuh’ untuk tampil dengan tubuh yang lelah. Well, setiap pengalaman merupakan pelajaran, walau pengalaman buruk sekalipun. Penutupan Kongres IOV ditutup dengan rasa haru dan duka yang mendalam.
Anhyong! Welcome to da Fantastic World! B.I.G to the BANG is V.I. V.I V.I P! Baru gw sadari kalo belakangan ini gw jadi BIG FAN ato bahkan Freak Fan nya Big Bang. Big bang adalah musisi asal Korea yang menurut gw cenderung beraliran Rap & Hip Hop. Mereka kumpulan cowok, tapi bukan Boy band lho.. Stereotype Boy band buat gw yaitu sekumpulan cowok-cowok yang menyanyikan lagu cinta yang super mellow kayak Westlife, F4, BSB, N’SYNC dsb. Dulu kalo ditanya siapa musisi Korea yang paling gw suka, the answer is SUJU for sure. Selain lagu-lagunya yang easy listening, acara-acara TV yang mereka bawakan juga menarik banget kayak EHB, Full House, dll. Rasa penasaran gw sama Big Bang bermula dari ‘paksaan’ 2 orang temen gw (Eru & Aldo). Inget banget waktu meeting di G.I antara YEP & pihak GPF ketika membicarakan siapa bintang tamu dari Korea yang akan mengisi acara Global Peace Festival bulan Oktober ini, gw dengan amat sangat on fire menyuarakan pendapat gw agar SUJU please yang menjadi bintang tamu. Setelah dipertimbangkan dengan matang, SUJU tidak akan mungkin mengisi show di Indonesia dengan alasan anggota yang terlalu banyak & kurangnya 3 personil SUJU (Kangin, Kibum & Hankyung) ditambah launching album Bonamana yang diperkirakan bahwa mereka Officially booked sama pihak SM dan acara lainnya. So BANG!, the result is Big BANG! Dengan penuh kekecewaan gw pulang dengan langkah gontai *lebhay-kicked*. Kebetulan kami bertiga memang pulang bareng dan di sepanjang perjalanan mereka terus menerus membicarakan kelebihan Big bang. Hal itu malah ngebikin gw penasaran karena basically gw suka aliran musik HIP HOP & R n b kayak Kanye west, Lil wayne, Usher, Chris Brown, Keri Hilson etc. Selain itu gw juga suka House Music kayak David Guetta, Tiesto, Benny Benassi & Eric Prydz.. *OOT*
Dari segitu banyaknya anggota SUJU Cuma beberapa members yang gw suka kayak Eunhyuk, Shiwon & Donghae. Yang lain suka juga tapi ya so so lah.. Nah,bakalan jadi pertanyaan sulit kalo ditanya siapa member Big Bang yang paling gw suka. Gw suka semuanya………… Semuanya ganteng dan Multi Talented!!! T.O.P & G Dragon dengan rap nya yang two thumbs up deh (d^_^b) ditambah gaya mereka yang hip hop banget yang menurut gw super coooool. Victory, Daesung & Taeyang dengan suara mereka yang merdu abesss.. (Apalagi Daesung :*) ditambah style Taeyang dengan rambut gimbal Hip Hop nya yang bikin gw kepincut, whoo jadi teringat video klip ‘My Girl’ yang part Taeyang tiduran berdua sama model ceweknya dan ditutupi sama seprai putih.. *Mupeng*.
Diantara seabrek lagu SUJU, ada beberapa yang gw gak suka. Ada yang gw suka lagunya tapi gw gak suka video klipnya atau style mereka yang jadul atau ke’cewek-cewekan’ kayak make up yang berlebihan dan manner Heechul yang kadang gak senonoh suka ciam-cium gitu.. Tapi teteepp menurut gw video klip & lagu terbaik SUJU itu ‘Sorry Sorry’. Bakalan jadi pertanyaan sulit pula kalo ditanya lagu Big Bang mana yang paling gw suka. Gw suka semuaaaa………… Dari yang rada jadul kayak We belong together & la la la sampe Tell me Goodbye. Plus, gak ada part di lagu mereka yang gak enak. Part intro ala G Dragon atau Taeyang, tengah-tengah ala Victory, teriak-teriak ala Daesung sampe rap ala T.O.P semuanyaaa bagusssssss…… Jangankan nyanyi bersama, mereka nyanyi solo pun kueereeen bangett! Kayak ‘This love’ nya G Dragon atau lagu anyarnya T.O.P yang ‘Turn it up’. Imo, Big bang is the best Korean ‘Boy band’ ever!! Lagu-lagu & Video Klipnya baguus & kereen semua ditambah members nya yang Multi talented, ganteng & Style mereka yang cakep banget dah! Perfecto! Right now I totally, Definitely and for sure SUPPORT Big bang will be a guest star on GPF! Ahhh.. can’t waittttttt… >____<
Ps : Note ini gak bermaksud membandingkan ‘kejelekan’ SUJU dengan Big Bang yah gan.. Gw tetep suka SUJU dan emang Cuma SUJU yang bisa gw bandingkan karena gw gak suka boy band lain kayak 2 A.M, 2 P.M, 00 P.M (Emang ada ya? Lol Kicked!) ;D
Gak terasa Facebook gw bakalan menginjak usia ke-3 bulan Desember ini. *wakakaka kayak apaan aja deh gw ni..* Terdapat banyak kesan didalamnya, baik itu kesan yang baik atau yang gak baik. Dari segi manfaat, Selain bisa keep in touch sama temen-temen yang dah lama gak ketemu, Facebook juga menyediakan berbagai informasi yang gw butuhkan. Melalui Facebook, gw bisa menghadiri Youth Engagement Summit dan bisa kenal sama temen-temen yang asik-asik! Selain itu, gw jadi tahu banyak informasi tentang occasions kayak OYW Kamp**t, kuis,bisa buat meeting n janji, Forum nyampahing1 dan bahkan forum gw pacaran sama someone from Aussie & Malaysia duluu~ hahahaha ;D
Teringat speech Randi Zuckerberg2 ketika ia mengatakan bahwa seorang anak korban penculikan dapat tertolong melalui status Facebook. Terbukti bahwa pengguna Facebook makin pesat. Did You know? The Number of Unique Visitors of Facebook, Myspace and Youtube get every month collectively, 250 MILLION! None of these sites existed 6 years ago. Then take a look at abc, nbc and cnn. The number of their unique visitors get every month, collectively 10 Million. These businesses have been around for a combined 200 years!3. Woow! Gak kebayang berapa omset yang didapat Mark Zuckerberg and family yah.. Denger-denger sih pendapatan Facebook merupakan salah satu penyumbang invasi Israel yang gencar dilakukan di Negara-negara Timur Tengah. Nah loh, ngeri juga jadinya menggunakan Facebook. Setelah gw pikir-pikir menggunakan Facebook juga banyak mudaratnya. Memang sesuatu yang berlebihan itu jatuhnya gak baik, termasuk keranjingan Facebook. Dalam hal ini gw udah bener-bener sindrom sama Facebook. Sering Update status, upload photos, videos, notes dan lain-lain yang kadang membuat gw lupa waktu. Padahal masih banyak hal penting yang harus gw lakukan kayak Ibadah, belajar, ngerjain tugas, bersih-bersih rumah, olahraga rutin, dsb. Segitu dah merugikan diri sendiri, banyak juga contoh kasus penggunaan Facebook yang udah merugikan orang lain. Ada beberapa temen yang selaaaaaalu update status ketika mereka sedang di luar negeri. Hal itu jelas membuat temen-temen FB lain merasa risih dan terganggu karena no offense ya, biar gimanapun juga setiap orang ingin memiliki kesempatan yang sama. Gak usah menilik pengalaman orang lain dulu deh, pengalaman gw sendiri pun banyak yang gak enaknya sebagai pengguna Facebook.
Dulu, dw dan tetangga kos saling sindir melalui status. Karena sakit hati akan kata-katanya yang offense gw banget, gw langsung block dia. Hal terbaru yang membuat gw makin enggan membuka Facebook yaitu tiga orang Sahabat gw dah hilang dari akun gw, didalamnya termasuk Jacob Forrest yang pernah berbaik hati membuatkan Facebook gw. Gw block dia karena kesal akan jokes nya yang keterlaluan dan menyinggung tentang hal-hal yang berbau seksual. Jujur, saat ini gw menyesal dan kangen banget sama lo JF.. ;(
Kedua, Angsana dan pacarnya yang block gw. Dia temen gw dari Thailand yang sekarang studi di Austria. Dulu waktu di Jepang, bisa dibilang kami dekat. Mulai dari kecengin cowok, gosip sampe gila-gilaan bareng dulu. Pernah juga double date ceritanya di Kyoto. Dia emang beneran jadian sama Ed dan gw Cuma jalan biasa n foto-foto sama Min. Feeling gw sih, mereka blocked FB gw karena gw update status yang berbau islami kayak “Alhamdulillah, Subhanallah atau Astagfirullah”. Maklumlah beberapa orang yang tinggal di negeri bagian Barat gak semuanya mengerti akan Islam. Apalagi waktu itu sedang gencar-gencarnya berita tentang Gaza. Sigh..
Ketiga, (dan semoga yang terakhir) seorang teman yang sama-sama delegasi YES blocked gw karena candaan gw yang mungkin keterlaluan. Memang salahnya gw sih yang menyamakan cara bercanda ke teman-teman sepantaran ke orang tua. Sebenarnya ia belum tua tua amat, hanya saja beda usianya dengan kami-kami ini jauh baget. Usia beliau sekarang 36 tahun. Gw waktu itu keceplosan manggil dia Grandpa. Kesal dipanggil Grandpa, ia blocked gw dari FB nya…
Belum lagi perdebatan sengit sebelum gw dan teman-teman akan mendirikan NGO. Karena hal-hal sampah itulah yang membuat gw semakin enggan membuka Facebook, kecuali kalo memang ada perlu. Semoga mereka mau memaafkan kesalahan gw dan gw dapat menggunakan Facebook sesuai dengan kebutuhan.
1Salah satu foto di album gw ada yang komennya mencapai 2600 lebih! Tuh Komen apa duit??
2Bulan Oktober 2009, gw menghadiri konferensi Youth Engagement Summit dimana salah satu pengisi acaranya adalah Randi Zuckerberg (Marketing Director of Facebook)
3Source: Did you know? Video. Version 4.0|Fall 2009